Bagaimana Cara Membaca Chart?

Lutvi Avandi
2017-12-28 07:10

Chart adalah tool penting untuk melihat pergerakan harga saham. Ada beberapa jenis chart yang biasa digunakan oleh trader saham diantaranya adalah:

  • Candle Chart
  • Line Chart
  • Bar Chart

Candle Chart sesuai namanya berbentuk seperti lilin. Dalam 1 batang lilin terdapat 4 informasi sekaligus yaitu:

  1. High : Harga tertinggi yang diperdagangkan
  2. Open : Harga ketika pasar dibuka
  3. Close : Harga ketika pasar di tutup
  4. Low : Harga terendah yang diperdagangkan

Ada 2 bagian candle. Yaitu body (badan) dan shadow (sumbu). Jika harga naik, maka harga open adalah bagian bawah body. Sedangkan jika harga turun, maka harga open adalah bagian atas body.

Naik dan turunnya harga biasanya juga ditentukan lewat warna candlenya. Tergantung pengaturan di software analisanya, biasanya harga naik diberi warna hijau dan harg turun diberi warna merah.

Satu buah candle mewakili perdagangan dalam satu kurun waktu. Tergantung setting chartnya. Jika chart daily, berarti 1 candle mewakili 1 hari. Dan jika chart weekly berarti 1 candle mewakili 1 pekan.

Untuk Line Chart bentuknya mirip grafik garis biasa dan tiap titik menandakan harga close saat itu. Jadi informasi yang didapatkan hanya harga penutupan saja.

Sedangkan bar chart cara membacanya mirip candle chart hanya beda bentuk saja.

Berikut ini contoh chart dari ELSA dan menggunakan software ChartNexus untuk menganalisa

 

Nilai rata-rata: 0 (0 Vote)

Anda bisa mengirim komentar atas materi ini