Apa itu Indikator Ichimoku?

Lutvi Avandi
2017-12-29 20:48

Ichimoku Cloud adalah bagan yang digunakan dalam analisis teknis yang menunjukkan dukungan dan hambatan, dan arah momentum dan tren untuk keamanan atau investasi.

Indikator ini dirancang untuk memberikan informasi yang relevan sekilas menggunakan moving averages (tenkan-sen dan kijun-sen) untuk menunjukkan titik crossover bullish dan bearish. "Awan" (kumo, dalam bahasa Jepang) terbentuk di antara rentang rata-rata tenkan sen dan kijun sen yang diplot enam bulan ke depan (senkou span B), dan titik tengah 52 minggu tinggi dan rendah (senkou span B) diplot enam bulan ke depan.

Awan Ichimoku dikembangkan oleh Goichi Hosoda, seorang jurnalis Jepang, dan diterbitkan pada akhir 1960-an. Ini menyediakan lebih banyak data poin daripada chart candlestick standar. Meskipun tampak rumit pada pandangan pertama, mereka yang terbiasa dengan cara membaca grafik sering merasa mudah untuk memahami dengan sinyal perdagangan yang terdefinisi dengan baik.

Inilah contoh Ichimoku Cloud yang dihasilkan di StockCharts.com:

Ada lima perhitungan yang digunakan untuk menghasilkan Ichimoku Cloud:

Tenkan-sen = (high 9-hari + 9-hari low) / 2
Kijun-sen = (high 26 hari + low 26 hari) / 2
Senkou Span A = (Tenkan-sen + Kijun-sen) / 2
Senkou Span B = (high 52 hari + 52 hari low) / 2
Chikou Span = Close diplot 26 hari di masa lalu.

Sinyal Ichimoku Cloud

Tren keseluruhan naik ketika harga berada di atas awan, turun saat harga berada di bawah awan, dan rata saat berada di awan itu sendiri. Saat senkou span A naik di atas senkou span B trennya lebih kuat ke atas, dan biasanya berwarna hijau. Ketika senkou span B naik di atas senkou span A, trennya lebih kuat ke bawah dan dilambangkan dengan awan berwarna merah.

Pedagang akan sering menggunakan "awan" Senkou sebagai area support dan resistance tergantung pada lokasi relatif harga. Pada grafik di atas, "cloud" Senkou memberikan tingkat dukungan yang dapat diproyeksikan ke masa depan. Ini menetapkan Ichimoku Cloud terlepas dari banyak indikator teknis lainnya yang hanya memberikan level support dan resistance untuk tanggal dan waktu sekarang.

Pedagang harus menggunakan Ichimoku Cloud bersamaan dengan indikator teknis lainnya untuk memaksimalkan tingkat pengembalian yang disesuaikan dengan risiko dari waktu ke waktu. Misalnya, indikatornya sering dipasangkan dengan Relative Strength Index (RSI), yang bisa digunakan untuk mengkonfirmasi atau mengkonfirmasi momentum dalam arah tertentu. Penting juga untuk melihat tren yang lebih besar untuk melihat bagaimana tren yang lebih kecil sesuai di dalamnya.

Sumber: Investopedia.com

Tag: analisa teknikal, ichimoku
Nilai rata-rata: 0 (0 Vote)

Anda bisa mengirim komentar atas materi ini