Bagaimana Saham disebut Syariah?

Lutvi Avandi
2017-12-27 02:33

Saham dikategorikan sebagai efek syariah jika diterbitkan oleh perusahaan syariah atau perusahaan yang sahamnya dikategorikan sebagai saham syariah.

Bagi perusahaan yang anggaran dasarnya non syariah, perusahaan tersebut harus memenuhi kriteria-kriteria lainnya.

Pertama, kegiatan usaha utama perusahaan tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Hal-hal yang bertentangan dengan prinsip syariah misalnya produksi, distribusi, menjual, atau menyediakan barang yang haram zat maupun sifatnya, perjudian atau permainan tergolong judi, perdagangan yang dilarang, jasa keuangan ribawi seperti bank dan lembaga pembiayaan konvensional, jual beli risiko seperti asuransi konvensional atau melakukan transaksi yang mengandung unsur suap.

Kedua, harus memenuhi rasio keuangan yang telah ditetapkan. Rasio antara total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak lebih dari 45 persen dan rasio antara total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal dibandingkan dengan total pendapatan tidak lebih dari 10 persen.

Cara mengetahui saham termasuk saham syariah dapat dilihat di dalam Daftar Efek Syariah (DES).

Sumber: Republika.co.id

Nilai rata-rata: 0 (0 Vote)

Anda tidak bisa mengirim komentar pada artikel ini